Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Pertemuan KPK-Pemprov Malut Berlangsung Tertutup, Akses Wartawan Diblokir

Pertemuan KPK-Pemprov Malut Berlangsung Tertutup, Akses Wartawan Diblokir

  • account_circle Hasanudin Arbi
  • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
  • visibility 467

Ternate, majangpolis.com – Rapat koordinasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang membahas tata kelola pemerintahan justru memunculkan tanda tanya publik.

Pertemuan yang seharusnya menjadi momentum memperkuat transparansi itu berlangsung tertutup dan dijaga super ketat, hingga wartawan tidak dapat mengakses pertemuan tersebut.

Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang dipimpin Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI tersebut digelar di rumah dinas Wakil Gubernur Maluku Utara, eks Hotel Crysant, Kelurahan Takoma, Ternate, Kamis (11/6/2026).

Pantauan di lokasi, puluhan personel Satpol PP berjaga di pintu masuk. Tak hanya masyarakat umum, wartawan yang hendak meliput kegiatan juga dilarang memasuki area rapat dan hanya bisa menunggu di luar pagar. Kondisi ini berbeda dengan agenda-agenda supervisi KPK sebelumnya yang umumnya masih memberikan ruang bagi media untuk melakukan peliputan.

Sejak pagi, sejumlah pejabat Pemprov Malut telah berdatangan. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, terlihat tiba sekitar pukul 08.50 WIT. Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta unsur pimpinan DPRD Malut juga hadir sesuai agenda yang dijadwalkan mulai pukul 08.30 WIT.

Berdasarkan surat undangan Nomor 000.1.5/2856/SETDA yang ditandatangani Sekretaris Provinsi Malut, Samsuddin A. Kadir, terdapat sejumlah isu strategis yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Mulai dari evaluasi tata kelola pemerintahan daerah, perencanaan dan penganggaran APBD yang mendukung visi-misi kepala daerah, proyek strategis daerah tahun anggaran 2025-2026, belanja hibah, bantuan sosial dan bantuan keuangan, hingga pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Selain jajaran Pemprov, rapat juga dihadiri Ketua DPRD Malut, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, serta Ketua Badan Anggaran DPRD Malut.

Seorang ASN Pemprov Malut yang ditemui di lokasi mengaku pembatasan akses tersebut merupakan permintaan langsung dari pihak KPK. Karena itu, wartawan baru diperbolehkan melakukan peliputan dan wawancara setelah seluruh agenda selesai dilaksanakan. “Ini sesuai permintaan KPK,” singkatnya.

Hingga berita ini ditulis, Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Malut, Abdul Karim, belum memberikan penjelasan terkait alasan rapat berlangsung tertutup. Pesan konfirmasi yang dikirim juga belum mendapat tanggapan.

Sebelumnya, Sekprov Samsuddin A. Kadir menegaskan, kunjungan KPK ke Maluku Utara lebih berfokus pada fungsi supervisi dan penguatan sistem pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

“Ini bagian dari supervisi KPK untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku. Ketaatan terhadap aturan juga dapat dilihat dari tindak lanjut yang dilakukan pemerintah daerah melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) dan instrumen pengawasan lainnya,” ujar Samsuddin.

Menurutnya, kehadiran KPK harus menjadi momentum bagi Pemprov Malut untuk memperkuat sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel. “Yang perlu kita dorong adalah bagaimana seluruh proses pemerintahan tetap berada dalam koridor hukum. Karena tujuan utama supervisi ini adalah memperkuat upaya pencegahan korupsi,” tandasnya.

Namun, ketatnya pengamanan dan minimnya akses informasi dalam rapat yang membahas tata kelola pemerintahan itu justru memunculkan pertanyaan. Di tengah tuntutan keterbukaan publik, agenda yang mengusung semangat pencegahan korupsi tersebut berlangsung nyaris tanpa ruang pengawasan dari media. (cr-01)

  • Penulis: Hasanudin Arbi
  • Editor: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polairud Polda Malut Gelar Patroli di Dermaga Bastiong

    Polairud Polda Malut Gelar Patroli di Dermaga Bastiong

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Ternate, Majangpolis – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara menggelar patroli rutin di Dermaga Penyeberangan Motor Kayu Bastiong, Ternate, pada Minggu (8/9/2025). Kegiatan patroli ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan, khususnya di jalur transportasi laut yang menghubungkan Ternate dan Maitara. Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol. Bambang Suharyono, menjelaskan […]

  • Cerita Bripda Al Fajri Hamka, Anak Petani yang Jadi Polisi Pertama dari Desa Waibulen

    Cerita Bripda Al Fajri Hamka, Anak Petani yang Jadi Polisi Pertama dari Desa Waibulen

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Ikram
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Weda, majangpolis.com – Di sebuah desa kecil bernama Waibulen, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, doa panjang seorang petani akhirnya menemukan jalannya. Al Fajri Hamka, putra keempat dari pasangan Hamka Gani dan Fadila Malik, resmi mencatat sejarah sebagai lulusan Bintara Polri pertama yang berasal dari Desa Lelilef–Waibulen. Al Fajri dilantik oleh Kapolda Malut Irjen Pol. Waris […]

  • Gubernur Sherly Tjoanda Curhat di DPR: Malut Terancam Krisis Fiskal, Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

    Gubernur Sherly Tjoanda Curhat di DPR: Malut Terancam Krisis Fiskal, Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Jakarta, majangpolis.com – Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan kekhawatiran serius terkait kondisi fiskal daerah saat menghadiri rapat bersama Komisi II DPR RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Dalam rapat tersebut, Sherly menilai kebijakan relaksasi anggaran yang diberikan pemerintah pusat belum mampu menyelesaikan persoalan mendasar yang […]

  • Pengurus Demokrat Sula Minta APH Lihat Konteks Publik dalam Polemik Penyebaran Percakapan Elektronik

    Pengurus Demokrat Sula Minta APH Lihat Konteks Publik dalam Polemik Penyebaran Percakapan Elektronik

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis com – Pengurus DPC Partai Demokrat Kepulauan Sula, Darmawan Buamona, meminta aparat penegak hukum (APH) melihat secara utuh konteks polemik penyebaran percakapan elektronik yang berkaitan dengan persoalan pemerintahan desa. Menurut Darmawan, materi percakapan yang dipersoalkan tidak semata-mata berkaitan dengan urusan pribadi. Ia menilai, persoalan tersebut memiliki kaitan dengan aspirasi masyarakat mengenai penyelenggaraan pemerintahan […]

  • Polres Pulau Taliabu Gelar Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan

    Polres Pulau Taliabu Gelar Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Hasman Sangaji
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Bobong, majangpolis.com – Polres Pulau Taliabu menggelar kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional, khususnya swasembada jagung di Kabupaten Pulau Taliabu. Kegiatan yang berlangsung di Desa Kramat, Kecamatan Taliabu Barat, Kamis (11/6/2026), tersebut dihadiri Kapolres Pulau Taliabu AKBP Adnan Wahyu Kashogi, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan […]

  • Polisi Kejar Dua Tersangka Tambang Ilegal di Halmahera Utara

    Polisi Kejar Dua Tersangka Tambang Ilegal di Halmahera Utara

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Tobelo, majangpolis.com – Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara resmi menetapkan dua tersangka kasus penambangan ilegal sebagai daftar pencarian orang (DPO). Keduanya kini dalam pengejaran aparat kepolisian. Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, menegaskan، pihaknya tidak akan berhenti memburu para pelaku hingga berhasil ditangkap dan diproses hukum. “Dua tersangka sudah kami tetapkan sebagai DPO. Tim saat […]

expand_less