Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Gubernur Sherly Tjoanda Curhat di DPR: Malut Terancam Krisis Fiskal, Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

Gubernur Sherly Tjoanda Curhat di DPR: Malut Terancam Krisis Fiskal, Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

  • account_circle Ikram Salim
  • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
  • visibility 254

Jakarta, majangpolis.com – Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan kekhawatiran serius terkait kondisi fiskal daerah saat menghadiri rapat bersama Komisi II DPR RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Dalam rapat tersebut, Sherly menilai kebijakan relaksasi anggaran yang diberikan pemerintah pusat belum mampu menyelesaikan persoalan mendasar yang dihadapi pemerintah daerah, khususnya terkait pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menurutnya, Maluku Utara saat ini menghadapi tekanan fiskal yang cukup berat. Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima daerah hanya berkisar Rp960 miliar, sementara kebutuhan belanja pegawai telah mencapai sekitar Rp1,1 triliun.

“Dengan kondisi tersebut, daerah mengalami keterbatasan arus kas untuk menjamin pembayaran gaji PPPK hingga akhir tahun,” ungkap Sherly.

Ia juga menanggapi dorongan pemerintah pusat agar daerah melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kemampuan fiskal. Namun, menurut Sherly, ruang gerak pemerintah daerah semakin terbatas karena sejumlah kewenangan dan perangkat pendukung yang sebelumnya berada di daerah kini telah dialihkan ke pemerintah pusat.

“Daerah memahami pentingnya inovasi, tetapi kemampuan untuk berinovasi juga bergantung pada kewenangan yang dimiliki,” ujarnya.

Sebagai solusi, Sherly mengusulkan agar pemerintah pusat mengembalikan 60 persen dana bagi hasil (DBH) yang selama ini masih berada di pusat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak meminta tambahan alokasi APBN maupun peningkatan DAU.

“Kami hanya meminta hak daerah melalui dana bagi hasil dikembalikan agar dapat menutupi kekurangan anggaran untuk pembayaran gaji pegawai,” katanya.

Lebih lanjut, Sherly memperingatkan bahwa tanpa langkah konkret dari pemerintah pusat, daerah berpotensi mengalihkan anggaran pembangunan infrastruktur untuk memenuhi kewajiban pembayaran gaji pegawai.

Padahal, menurutnya, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menilai, jika persoalan fiskal daerah terus dibiarkan tanpa solusi jangka panjang, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pemerintah daerah, tetapi juga dapat menghambat pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jangan sampai daerah terpaksa mengorbankan pembangunan infrastruktur demi membayar gaji pegawai. Jika itu terjadi, pertumbuhan ekonomi daerah akan melambat dan pada akhirnya memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional,” tegas Sherly. (ikh)

  • Penulis: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabel Telkom di 3 Titik Dipotong, Jaringan Internet Area Patani dan Patani Utara Lemot

    Kabel Telkom di 3 Titik Dipotong, Jaringan Internet Area Patani dan Patani Utara Lemot

    • calendar_month Jum, 4 Sep 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Weda, majangpolis.com – Layanan jaringan telekomunikasi Telkomsel terjadi di area Kecamatan Patani dan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, sejak Selasa (2/9/2026). Penyebabnya, ada orang yang sengaja memotong kabel utama jaringan di tiga titik. Hal ini diungkap oleh Polsek Patani bersama pihak Telkomsel, ditemukan kerusakan pada kabel jaringan di tiga lokasi. Titik pertama berada […]

  • Restrukturisasi Perumda Ake Gaale Segera Dilakukan, Jumlah Kabag Dipangkas

    Restrukturisasi Perumda Ake Gaale Segera Dilakukan, Jumlah Kabag Dipangkas

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale Ternate di bawah direksi dan dewas yang baru segera membenahi tata kelola perusahaan yang dimulai dengan restrukturisasi organisasi dalam jangka pendek. Salah satu fokus utama adalah penyesuaian jumlah jabatan struktural agar lebih ramping. “Kalau melihat kondisi saat ini, jumlah kabag (kepala bagian) di Perumda mencapai delapan […]

  • Pesan Menyejukkan Sultan Tidore untuk Warga Dua Desa di Halmahera Tengah

    Pesan Menyejukkan Sultan Tidore untuk Warga Dua Desa di Halmahera Tengah

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Situasi dua desa di Kabupaten Halmahera Tengah, yakni Desa Banemo dan Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat sempat memanas pada, Kamis (3/4/2026). Namun, kondisi tersebut tak berlangsung lama dimana warga dua desa saat ini telah kembali ke desa masing-masing. Terkait itu, Sultan Tidore, Husain Alting Sjah memberikan pesan menyejukkan. Sultan mengajak masyarakat saling […]

  • Kebakaran Hebat di Mangga Dua Ternate, Delapan Kedai Dilalap Api

    Kebakaran Hebat di Mangga Dua Ternate, Delapan Kedai Dilalap Api

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Kebakaran hebat melanda kawasan tapak Kelurahan Mangga Dua, Kota Ternate, Maluku Utara pada, Selasa (30/9/2025). Api dengan cepat menjalar hingga membakar delapan kedai UMKM di kawasan tersebut. Peristiwa ini terjadi sekira pukul 11.30 WIT. Informasinya, api diduga berasal dari kedai Taman Laut lalu menjalar hingga kedai yang ada di kiri dan kanannya. […]

  • Waspada Modus Penipuan WhatsApp Manfaatkan Share Screen

    Waspada Modus Penipuan WhatsApp Manfaatkan Share Screen

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Ternate, MajangPolis – Belakangan, muncul modus penipuan baru yang memanfaatkan fitur WhatsApp bernama Share Screen atau Bagikan Layar. Fitur ini memungkinkan pengguna memperlihatkan isi layar ponsel secara langsung kepada lawan bicara. Dalam praktiknya, penipu biasanya menyamar sebagai pihak resmi dari instansi pemerintah atau organisasi tertentu. Mereka mengaku tengah menindaklanjuti urusan administrasi yang belum selesai, seperti […]

  • Sultan Hidayatullah Sjah II Lantik Alfian Wakanubun sebagai  Morinyo Kie

    Sultan Hidayatullah Sjah II Lantik Alfian Wakanubun sebagai Morinyo Kie

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Ismet Alkatiri
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com — Kolano Moloku Kieraha Buldan Ternate, Sultan Hidayatullah Sjah S.I.P, M.A.P melantik H. Alfian Wakanubun, SH sebagai Morinyo Kie, pejabat Kesultanan urusan Penghubung Eksternal. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Sultan Hidayatullah II disaksikan para Komisi Ngaruha, Bangsa Madopolo, para Bobato Dunia, Bobato Akhirat dan sejumlah undangan serta keluarga. Pelantikan Morinyo Kie Kesultanan […]

expand_less