Breaking News
light_mode
Beranda » Regional » Keren, Pengelola RITD Desa Tuada Buat Stik Udang Vannamei Enak

Keren, Pengelola RITD Desa Tuada Buat Stik Udang Vannamei Enak

  • account_circle Ikram Salim
  • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
  • visibility 349

Jailolo, majangpolis.com — Pengelola Rumah Inovasi Teknologi Desa (RITD) Desa Tuada, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara sukses mengelar pelatihan pengolahan udang vannamei pada, Minggu (11/1/2026).

Inovasi yang dibuat ini adalah stik udang vannamei dengan dua varian rasa yakni  sambalado dan original.

Praktik yang dilaksanakan di kantor BUMDes Jiko Banau ini didampingi oleh salah satu pelaku UMKM Halmahera Barat Ida Rohani, Koordinator kabupaten Tekad Amin Raden serta Fasilitator Kecamatan Maslan Adam, Syafrudin Mandar dan Farjihan AM Ngofangare.

Ketua Pengelola RITD Desa Tuada, Faisal Sidik menyebut, hasil dari praktek pembuatan produk stik udang vannamei ini masih jauh dari kata sempurna. Namun, kata Faisal ini merupakan langkah awal bagi teman-teman kelompok stik udang vannamei agar terus berproses dan semangat.

“Saya kira kalau hanya soal rasa tentu teman-teman kelompok lebih tahu dan lincah. Jadi teman-teman kelompok terus berproses agar lebih produktif. Ini mungkin baru dua varian yang berhasil dibuat, ke depan mungkin bisa kembangkan jadi naget udang dan sambal udang,” terangnya.

Direktur BUMDes Jiko Banau ini mendorong kelompok tetap semangat dan komitmen bahwa produk stik udang vannamei Halmahera ini bakal menjadi salah satu produk unggulan selain Makron Halmahera dan udang segar. Sebab, menurut dia bahan bagu atau udang vannamei ini sangat melimpah di desa Tuada.

“Mesin pengolahan sudah tersedia, udang sudah ada. Dan kami sementara mengurus izin-izinnya,” tambahnya.

Koordinator Kabupaten Tekad Halmahera Barat, Amin Raden mengapresiasi kegiatan pelatihan pengelolaan udang vannamei tersebut.

Menurutnya, stik udang vannamei ini sangat gurih dan enak. Untuk itu dia berharap kepada pengelola RITD desa Tuada agar ke depan bisa produksi sesuai dengan perencanaan yang dilakukan.

“Jadi pak Direktur (Faisal) terus dampingi kelompok stik udang vannamei ini. Harapannya produk ini sekurang kurangnya tembus di pasar domestik,” singkatnya. (ikh)

  • Penulis: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dexlite Mahal, Sopir Truk Pelabuhan Sanana Naikan Ongkos Angkutan

    Dexlite Mahal, Sopir Truk Pelabuhan Sanana Naikan Ongkos Angkutan

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi jenis Dexlite secara nasional, kini di Kabupaten Kepulauan Sula mulai mendapatkan getahnya. Informasi yang dikantongi media ini, kenaikan harga dexlite untuk wilayah Maluku Utara sebesar Rp. 24.150 perliter dari harga sebelumnya Rp. 14.500. Sehingga itu, sopir angkutan pelabuhan yang rata-rata menggunakan BBM jenis […]

  • Selesaikan 67 dalam Tiga Bulan, Polres Ternate Peringkat Pertama se-Maluku Utara

    Selesaikan 67 dalam Tiga Bulan, Polres Ternate Peringkat Pertama se-Maluku Utara

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Ikram
    • visibility 202
    • 0Komentar

    ‎‎Ternate, majangpolis.com – Kinerja Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate mencatatkan hasil positif di awal 2026 ini. Dalam periode Januari hingga Maret, satuan ini berhasil berhasil menempati peringkat pertama dalam penyelesaian kasus di jajaran Polda Maluku Utara. ‎Berdasarkan data yang dirilis Polda Maluku Utara melalui paparan evaluasi kinerja, pada Rabu (15/4/2026) di muara Mall Ternate, […]

  • Jaksa Agung Lantik Sufari jadi Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara

    Jaksa Agung Lantik Sufari jadi Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Ternate, malutpost.com – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, resmi melantik Sufari sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara. Sufari dilantik bersama 16 Kejati lainnya seluruh Indonesia di Aula Utama Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (23/10/2025). Sebelum menjabat sebagai Kajati Maluku Utara, Sufari pernah menduduki jabatan sebagai Direktur E pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak […]

  • PPP Target 4 Kursi di DPRD Kepulauan Sula

    PPP Target 4 Kursi di DPRD Kepulauan Sula

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kepulauan Sula, telah mengukuhkan kepengurusan baru periode 2026–2031. Selain itu, PPP Sula langsung memasang target empat kursi DPRD dari empat daerah pemilihan pada pemilu mendatang. Hal ini ditegaskan Ketua DPC PPP Kepulauan Sula, Djauhar Buamona, bahwa sebagai langkah serius untuk mengembalikan sekaligus memperkuat daya tawar politik PPP […]

  • Anggota Brimob Polda Maluku Utara Aniaya Istri hingga Kritis

    Anggota Brimob Polda Maluku Utara Aniaya Istri hingga Kritis

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com — Seorang anggota Brimob Polda Maluku Utara bernama, Bripka Reyhan Duwila (37) menganiaya istrinya, Pipi Wulandari (37), hingga kritis. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 22.30 WIT di rumah korban yang berlokasi di Kelurahan Toboleu, Kecamatan Ternate Utara, Maluku Utara. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami kritis karena pendarahan di […]

  • Dua Periode FAM-SAH, Pembangunan Kepulauan Sula Dinilai Jalan di Tempat

    Dua Periode FAM-SAH, Pembangunan Kepulauan Sula Dinilai Jalan di Tempat

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Pembangunan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) selama hampir dua dekade dinilai belum menunjukkan perubahan signifikan bagi masyarakat di Pulau Sanana dan Mangoli. Persoalan ini disebut bukan semata-mata disebabkan keterbatasan anggaran, tetapi juga berkaitan dengan lemahnya perencanaan dan terputusnya mata rantai pembangunan dari perencanaan hingga dampak yang dirasakan masyarakat. Pandangan tersebut disampaikan Dr. Mohtar […]

expand_less