Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Soal Temuan PPATK Terkait Aliran Dana Isda, Begini Pengakuan Aliong Mus

Soal Temuan PPATK Terkait Aliran Dana Isda, Begini Pengakuan Aliong Mus

  • account_circle Ikram Salim
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
  • visibility 404

Ternate, majangpolis.com – Eks Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Aliong Mus menjalani pemeriksaan 8 jam dalam kasus korupsi pembangunan istana daerah (Isda) Taliabu pada 2023 .

Bupati dua periode itu hanya memberikan keterangan singkat kepada awak media. Saat ditanya terkait indikasi aliran dana proyek yang diduga mengalir ke dirinya berdasarkan data PPATK, Aliong mengaku belum mengetahui secara detail hasil analisis tersebut.

“Soal PPATK itu saya belum tahu hasilnya seperti apa,” ujar Aliong singkat kepada wartawan, Senin (5/1/2026).

Ia menegaskan, bahwa dirinya hadir untuk memenuhi panggilan penyidik dan memberikan keterangan sesuai yang diminta dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Terkait hubungan dirinya dengan Yopi Saraung, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pembangunan Isda, Aliong Mus tidak menampik adanya kedekatan personal.

“Kami memang teman,” kata Aliong.

Namun demikian, Aliong tidak merinci sejauh mana hubungan tersebut berkaitan dengan proyek Isda maupun proses pengambilan kebijakan saat ia menjabat sebagai Bupati Pulau Taliabu.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum), Richard Sinaga Kepada sejumlah awak media menjelaskan bahwa Mantan Bupati Pulau Taliabu tersebut diperiksa terkait kasus tindak pidana korupsi Proyek Pembangunan Istana Daerah (ISDA).

“Yang bersangkutan diperiksa terkait kasus Proyek Isda, untuk saat ini masih diperiksa sebagai saksi,”ungkapnya.

Terkait pengembangan penyidikan untuk langkah penetapan tersangka terhadap Aliong Mus. Richard menegaskan untuk langkah peningkatan semuanya menunggu hasil penyidikan tim Penyidik.

“Untuk status pengembangan nanti kita lihat hasil kerja teman-teman penyidikan ya, biarkan mereka bekerja dulu ya,”tutupnya.

Menanggapi pernyataan Aliong Mus, praktisi hukum M. Bahtiar Husni menilai bahwa klarifikasi tersebut belum menyentuh substansi utama perkara, terutama terkait temuan PPATK dan rangkaian keterangan saksi lainnya.

“Ketidaktahuan terhadap hasil PPATK bukan alasan untuk menghentikan proses hukum. Justru penyidik harus mengonfirmasi langsung aliran dana itu kepada yang bersangkutan,” tegas Bahtiar.

Menurutnya, temuan PPATK merupakan alat bukti penting yang harus diuji melalui pemeriksaan mendalam.

Bahtiar juga menyoroti rekam jejak Aliong Mus yang sebelumnya dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik, sehingga menimbulkan kesan tidak kooperatif.

“Secara hukum, jika sudah dua kali mangkir, penyidik harusnya sudah bisa melihat sendiri tidak kooperatif yang bersangkutan. Tidak ada pengecualian karena jabatan atau status politik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa prinsip kesetaraan di hadapan hukum harus menjadi pegangan Kejati Maluku Utara dalam menangani perkara ini.

Dengan berkembangnya penyidikan, termasuk hasil audit BPK, keterangan para tersangka, serta temuan PPATK, Bahtiar menilai status Aliong Mus sangat mungkin ditingkatkan menjadi tersangka apabila alat bukti dinilai cukup.

“Jika semua bukti sudah mengarah dan saling menguatkan, penyidik harus berani menetapkan tersangka dan melakukan penahanan. Itu bentuk ketegasan penegakan hukum,” katanya.

Dalam perkara ini, penyidik Kejaksaan Tinggi Malut telah menetapkan tiga tersangka, yakni mantan Kadis PUPR Taliabu,  Suprayitno Ambarak, pihak pelaksana  Melanton, serta Yopi Saraung selaku Komisaris PT Damai Sejahtera Membangun. (ikh)

  • Penulis: Ikram Salim
  • Editor: Ikram

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasad Bayi Mengambang di Sungai Hebohkan Warga Ternate

    Jasad Bayi Mengambang di Sungai Hebohkan Warga Ternate

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Jasad bayi laki-laki ditemukan mengambang di kali mati antara Kelurahan Takoma dan Tanah Tinggi, Kecamatan Ternate Tengah, Maluku Utara pada, Minggu (19/10/2025). Diduga bayi malang tersebut dibuang orangtuanya setelah dilahirkan. Keberadaan bayi tersebut pertama kali ditemukan seorang pengais barang bekas bernama Jefri (42) sekira pukul 07.30 pagi. Jefri saat itu singgah di […]

  • OJK Ajak Generasi Muda Ternate Melek Investasi Sejakdari Bangku Sekolah

    OJK Ajak Generasi Muda Ternate Melek Investasi Sejakdari Bangku Sekolah

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan “Generasi Muda Ternate Melek Investasi” di SMK Negeri 1 Kota Ternate, sebagai rangkaian Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu 2026 Maluku Utara, Kamis (3/9/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang ini menyasar ratusan pelajar SMK se-Kota Ternate, dengan menghadirkan narasumber dari OJK, […]

  • Basarnas Ternate Latih Ratusan Warga Batang Dua, Siaga Hadapi Bencana

    Basarnas Ternate Latih Ratusan Warga Batang Dua, Siaga Hadapi Bencana

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate menggelar Pelatihan Pemasyarakatan Search and Rescue (SAR) yang diikuti 100 peserta dari masyarakat Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pelaksanaan operasi SAR di wilayah Maluku Utara. Pelatihan yang mengusung tema “Pemberdayaan […]

  • Harapan Baru, RSUD Chasan Boesoirie Kini Bisa Layani Transplantasi Kornea Mata

    Harapan Baru, RSUD Chasan Boesoirie Kini Bisa Layani Transplantasi Kornea Mata

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, Maluku Utara, terus meningkatkan fasilitas layanan kesehatan yang maju untuk warga Malut. Salah satunya menghadirkan mesin transplantasi kornea. Hal ini ditandai dengan penyaringan (skrining) calon pasien transplantasi kornea di RSUD Chasan Boesoirie pada, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan awal pelaksanaan transplantasi kornea pertama di Provinsi Maluku […]

  • Ribuan Warga Sula Antusias Sambut Peserta Gabalil Hai Sua

    Ribuan Warga Sula Antusias Sambut Peserta Gabalil Hai Sua

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Ritual budaya Gabalil Hai Sua, yang dilaksanakan pada 2 Mei hingga 6 Mei 2026 hari ini berjalan meriah dan penuh haru. Dimana, terlihat ribuan warga Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara antusias menyambut peserta yang hari ini memasuki finis di benteng Sanana. Bukan hanya itu, terlihat hampir setiap desa di Pulau Sulabesi menyambut […]

  • Harita Nickel Perkuat Minat Baca Anak melalui Program Rumah Baca

    Harita Nickel Perkuat Minat Baca Anak melalui Program Rumah Baca

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Kawasi, majangpolis.com – Provinsi Maluku Utara terus mencatatkan kemajuan signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam pemberantasan buta aksara. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka buta aksara penduduk usia 10 tahun ke atas di wilayah ini berhasil ditekan hingga ke angka 1,05 persen, sebuah capaian yang lebih baik dibandingkan tahun 2024 […]

expand_less