Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Kolaborasi AMSI dan KPw BI Malut Libatkan Pelajar Kenali Hoaks

Kolaborasi AMSI dan KPw BI Malut Libatkan Pelajar Kenali Hoaks

  • account_circle Ikram Salim
  • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
  • visibility 46

Ternate, majangpolis.com – Asosiasi Media Siber Indonesia (ASMI) Maluku Utara bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara (KPw BI Malut) menggelar pelatihan literasi digital untuk pelajar dan jurnalis.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Maitara KPw BI Malut, Kota Ternate, Rabu (26/8/2026) yang diisi oleh dua narasumber dari AMSI Malut, Galim Umabaihi dan KPw BI Malut, Paramitha Dahlan.

Ada empat sekolah yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut di antaranya, SMA Negeri 1 Kota Ternate, SMA Negeri 2 Kota Ternate, SMK Negeri 1 Kota Ternate, dan SMA Muhammadiyah Kota Ternate.

Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Perwakilan Wilayah BI Malut yang diwakili oleh Asisten Analis KPw BI Malut, Ariyudhi Astrodjojo.

Ariyudhi menjelaskan, perkembangan teknologi yang pesat, kemampuan literasi digital menjadi hal yang sangat penting. Teknologi bukan hanya menjadi sarana untuk mendapatkan informasi, tetapi juga ruang untuk belajar, berkarya, berkomunikasi, dan mengembangkan potensi diri.
Melalui pelatihan literasi digital ini, lanjut Ariyudhi, pihaknya berharap para pelajar dapat menggunakan teknologi secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab.
“Mari kita bersama-sama membangun kebiasaan untuk memeriksa kebenaran informasi, menghindari penyebaran hoaks, menjaga keamanan data pribadi, serta menggunakan media sosial sebagai ruang yang positif dan produktif,”katanya.
Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Maluku Utara, Wendi Wambes menjelaskan, AMSI menjadi salah satu organisasi media pers menaruh perhatian terhadap pengembangan teknologi digital. Menurunya, pelajar menjadi salah satu yang paling rentan terpapar hoaks, dan misinformasi.

“Karena itu pelajar juga perlu memahami bagaimana cara membedakan informasi hoaks dan lain sebagainya salah satunya melalui pelatihan literasi digital,”jelasnya.

Galim Umabaihi generasi saat ini lebih banyak menghadapi tantangan akibat perkembangan teknologi digital yang pesat, salah satunya Artificial Intelligence (Ai).

“Ai ini adalah sistem komputer yang mampu menjalankan fungsi dan berperilaku menyerupai manusia. Bahkan telah melampaui kecerdasan manusia dalam berbagai aspek,”jelas Galim.

Dia menjelaskan, salah satu tantangan AI bagi pelajar diantaranya, dapat menurunkan kemampuan kognitif, risiko plagiarisme dan integritas akademik hingga yang paling parah ialah penyebaran hoaks.

“Yang paling bahaya itu jika menggunakan AI berpengaruh pada ketergantungan, kemudian wajah dan suara kita juga bisa di-cloning seolah-olah itu adalah kita, karena semua data kita itu sudah ada di internet,”jelas Galim.

Karena itu, dia mendorong agar pelatihan literasi digital penting dilakukan di tingkat pelajar untuk memahami resiko dan bahaya digitial.

Sementara Paramitha Dahlan menjelaskan tentang QRIS dan perlindungan konsumen.
Dia menjelaskan, QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard merupakan standar QR Code Pembayaran yang ditetapkan oleh Bank Indonesia untuk dig​​​​​​unakan dalam memfasilitasi transaksi pembayaran di Indonesia. QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih cepat, mudah, murah, aman, dan andal (CEMUMUAH). Semua Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang akan menggunakan QR Code Pembayaran wajib menerapkan QRIS.

Menurutnya, dengan menggunakan QRIS seluruh transaksi bisa tercatat setiap saat sehingga mempermudah dalam pencatatan laporan untuk usaha. “Kalau pakai tunai kan kadang kita lupa catat, uang kita gunakan untuk apa dan lainnya, tetapi kalau dengan QRIS semuanya tercatat,”jelasnya.

Meski begitu, lanjut Paramitha, di tengah kemudahan itu juga ada ancaman digital yang mengintai seperti penipuan online. Baginya, generasi Z dan generasi milenial menjadi salah satu yang rentan menjadi korban penipuan online. Sebab, dua generasi mempunyai kecepatan dan koneksi langsung dengan internet. ”Tapi kecepatan tanpa kewaspadaan bisa jadi jebakan,”jelas Paramitha. (ikh)

  • Penulis: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prodi Sejarah Unkhair Ternate Usul Buka Program Magister

    Prodi Sejarah Unkhair Ternate Usul Buka Program Magister

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Fadli Kayoa
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Program Studi (Prodi) Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) bakal mendorong pembukaan program S2 pascasarjana Sejarah pada 2027 mendatang. Upaya mendorong S2 Sejarah ini bagian dari mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang kesejarahan di Maluku Utara . Ketua Tim Pengusul Magister Sejarah Unkhair, Dr. Umi Barjiyah, MA, mengatakan […]

  • Empat Hari Pencarian, Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal Dunia

    Empat Hari Pencarian, Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Taliabu, majangpolis.com – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan seorang nelayan yang menjadi korban tabrakan dua longboat di perairan antara Pulau Kabihu dan Pulau Tengah, Kabupaten Pulau Taliabu, setelah empat hari pencarian. Korban yang diketahui bernama Tedy Empesa (26), nelayan asal Takalar itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (4/8/2026). Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) […]

  • Wartawan Visioner Menuju Kursi KNPI Kota Ternate

    Wartawan Visioner Menuju Kursi KNPI Kota Ternate

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Fitrah A. Kadir
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Pemuda visioner bukan sekadar menjadi simbol perubahan, melainkan motor penggerak yang mampu menerjemahkan gagasan besar menjadi solusi nyata di tengah masyarakat. Untuk itu, pemuda harus mampu membaca tantangan zaman, guna melahirkan solusi yang konkrit, terutama di Kota Ternate melalui berbagai macam wadah. Salah satunya adalah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate. Lewat tulisan ini, […]

  • Didampingi Gubernur Sherly, Waka Satgas PKH Kunjungi Maluku Utara Bahas Tambang Illegal

    Didampingi Gubernur Sherly, Waka Satgas PKH Kunjungi Maluku Utara Bahas Tambang Illegal

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Iwan Imam
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Ternate, malutpost.com — Wakil Ketua Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), Letjen TNI Richard Tampubolon, menegaskan bahwa kunjungannya ke Maluku Utara bersama rombongan hanya sebatas agenda silaturahmi dan diskusi. Hal tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono, Kepala […]

  • Kondisi Mapolsek Patani yang Dinilai Tak Layak, Warga Minta Perhatian Pemerintah

    Kondisi Mapolsek Patani yang Dinilai Tak Layak, Warga Minta Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Weda, majangpolis.com – Warga Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, menyoroti kondisi bangunan Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Patani yang dinilai sudah tidak layak dan membutuhkan perhatian pemerintah. Informasi yang dihimpun, Mapolsek Patani telah berdiri sejak sekitar tahun 1970. Namun, sejak dibangun hingga saat ini, bangunan tersebut baru satu kali direnovasi, yakni pada 2017. Renovasi tersebut dinilai […]

  • KPK Tangkap Immanuel Ebenezer, Dinilai Pengalihan Isu

    KPK Tangkap Immanuel Ebenezer, Dinilai Pengalihan Isu

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

    Jakarta,MajangPolis – Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel menuai beragam respons. Sebagian mengapresiasi, namun sebagian lain mencium adanya motif pengalihan isu dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut. Founder Nusa Ina Connection (NIC), Abdullah Kelrey, mempertanyakan motif di balik penangkapan pendiri relawan Jokowi Mania (Joman) itu. Menurutnya, KPK perlu […]

expand_less