Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » China Larang Perusahaan Teknologi Beli Chip Nvidia

China Larang Perusahaan Teknologi Beli Chip Nvidia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
  • visibility 452

Beijing, Majangpolis – Pemerintah China melarang perusahaan-perusahaan teknologi besar di negaranya untuk membeli chip buatan Nvidia, perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Beijing untuk mempercepat pengembangan chip lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap teknologi asing.

Menurut laporan Financial Times, larangan ini disampaikan oleh Cyberspace Administration of China (CAC) kepada sejumlah perusahaan teknologi ternama seperti ByteDance, pemilik TikTok, dan Alibaba. Dalam imbauannya, CAC meminta perusahaan-perusahaan tersebut menghentikan uji coba chip kecerdasan buatan (AI) buatan Nvidia yang sebelumnya dirancang khusus untuk pasar China.

CEO Nvidia, Jensen Huang, mengungkapkan kekecewaannya atas kebijakan tersebut.

“Kami akan tetap mendukung pemerintah dan perusahaan-perusahaan China sesuai keinginan mereka,” ujar Huang  dikutip CNBC, Kamis (18/9).

Lebih lanjut, Huang menegaskan bahwa kontribusi Nvidia terhadap pasar China lebih besar dibandingkan banyak negara lainnya.

“Dan saya kecewa dengan apa yang saya lihat. Tapi mereka memiliki agenda yang lebih besar untuk diselesaikan antara China dan Amerika Serikat, dan saya mengerti hal itu,” lanjutnya.

Sebelumnya, sejumlah perusahaan di China diketahui telah memesan puluhan ribu unit chip RTX Pro 6000D dan mulai melakukan uji coba bersama pemasok server Nvidia. Namun, berdasarkan laporan Reuters, minat pasar terhadap chip tersebut di China dinilai terbatas. Banyak perusahaan teknologi besar di sana memilih untuk tidak mengadopsi chip itu ke dalam produk mereka.

Imbas dari larangan tersebut, saham Nvidia di bursa Wall Street dilaporkan turun lebih dari 2,6 persen. Penurunan ini terjadi di tengah persaingan ketat dalam pasar komputasi awan global, di mana China merupakan pasar terbesar kedua setelah Amerika Serikat.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Jadi Tersangka Korupsi, Eks Calon Wali Kota Ternate Ditahan

    ‎Jadi Tersangka Korupsi, Eks Calon Wali Kota Ternate Ditahan

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Eks calon wali kota Ternate Muhammad Sahril Abdul Rajak resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Halmahera Barat. Ia ditahan dalam kasus korupsi proyek pembangunan letter sign “Welcome to Halbar” di Tanjung Desa Guaeria, Kecamatan Jailolo. Selain Sahril, penyidik juga menahan eks Kepala Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) […]

  • Melihat Lebih Dekat Kondisi Terkini Sekolah Rakyat di Ternate setelah Dikunjungi Wapres Gibran

    Melihat Lebih Dekat Kondisi Terkini Sekolah Rakyat di Ternate setelah Dikunjungi Wapres Gibran

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SMP) 26 Ternate resmi beroperasi sejak 14 Juli 2025, membawa angin segar bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Ternate. Sekolah ini merupakan bagian dari kategori Sekolah Kebangsaan 1A dan telah berjalan selama hampir 10 bulan, kini memasuki semester kedua. Kepala Sekolah Rakyat SMP 26 Ternate Manton La Usma […]

  • Inovasi Ovitrap dari Poltekkes Ternate, Solusi Ramah Lingkungan Tekan Kasus DBD

    Inovasi Ovitrap dari Poltekkes Ternate, Solusi Ramah Lingkungan Tekan Kasus DBD

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Upaya menekan penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk terus dilakukan melalui inovasi ramah lingkungan. Salah satunya diperkenalkan oleh Dr. Sumiati Tomia, SKM, M.Kes bersama tim Program Studi D-III Sanitasi Poltekkes Kementerian Kesehatan Ternate melalui teknologi sederhana bernama Ovitrap. Ovitrap merupakan alat perangkap nyamuk berbasis mekanis yang dirancang untuk memutus siklus hidup nyamuk, khususnya […]

  • Kapolsek Patani Safari Jumat di Desa Loman

    Kapolsek Patani Safari Jumat di Desa Loman

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Weda, majangpolis.com – Kapolsek Patani, IPDA Mustakim Puasa, menggelar safari jumat di Masjid Al Muttaqin, Desa Loman, Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Jumat (5/6/2026). Kegiatan yang berlangsung usai pelaksanaan Salat Jumat tersebut merupakan bagian dari program Cooling System Polri untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat di wilayah hukum Polsek Patani. Dalam kegiatan itu, IPDA […]

  • Polisi Kejar Dua Tersangka Tambang Ilegal di Halmahera Utara

    Polisi Kejar Dua Tersangka Tambang Ilegal di Halmahera Utara

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Tobelo, majangpolis.com – Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara resmi menetapkan dua tersangka kasus penambangan ilegal sebagai daftar pencarian orang (DPO). Keduanya kini dalam pengejaran aparat kepolisian. Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, menegaskan، pihaknya tidak akan berhenti memburu para pelaku hingga berhasil ditangkap dan diproses hukum. “Dua tersangka sudah kami tetapkan sebagai DPO. Tim saat […]

  • Pernah Divonis 10 Tahun, Residivis Kasus Investasi Bodong Kembali Dilaporkan, Ada Warga Setor Miliaran Rupiah

    Pernah Divonis 10 Tahun, Residivis Kasus Investasi Bodong Kembali Dilaporkan, Ada Warga Setor Miliaran Rupiah

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Seorang perempuan berinisial FPH alias Fitri, mantan Direktur PT Karapoto Fintech, kembali dilaporkan ke Polres Ternate atas dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan warga di Kota Ternate, Maluku Utara. Fitri diketahui sebelumnya pernah menjalani hukuman penjara dalam kasus serupa yang melibatkan skema investasi bodong Karapoto bersama suami dan ayahnya. Ia bahkan berstatus […]

expand_less