Breaking News
light_mode
Beranda » Regional » Nilai Tukar Petani Maluku Utara Turun 1,26 Persen pada Agustus 2025

Nilai Tukar Petani Maluku Utara Turun 1,26 Persen pada Agustus 2025

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
  • visibility 573

Ternate, majangpolis – Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku Utara pada Agustus 2025 tercatat sebesar 106,23. Angka ini turun 1,26 persen dibandingkan Juli 2025 yang berada di posisi 107,59. Penurunan terutama dipengaruhi oleh anjloknya subsektor hortikultura.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara, NTP menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani. NTP menggambarkan perbandingan antara indeks harga yang diterima petani (It) dengan indeks harga yang dibayar petani (Ib).

Turunnya NTP di Maluku Utara pada Agustus 2025 disumbang oleh tiga subsektor. Hortikultura turun 10,11 persen, perkebunan rakyat 0,73 persen, dan peternakan 0,33 persen.

Meski tiga subsektor melemah, dua subsektor lain justru mencatat pertumbuhan. Subsektor tanaman pangan naik 0,54 persen, sedangkan subsektor perikanan meningkat 0,85 persen. Kenaikan pada perikanan didorong oleh naiknya harga ikan cakalang dan komoditas budidaya air tawar.

Secara umum, penurunan NTP dipengaruhi oleh turunnya indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 1,72 persen. Nilai It turun dari 136,45 pada Juli menjadi 134,09 pada Agustus 2025.

Sementara itu, indeks harga yang dibayar petani (Ib) hanya turun tipis 0,47 persen, dari 126,82 menjadi 126,23. Penurunan It yang lebih dalam dibandingkan Ib membuat posisi tawar petani semakin lemah pada bulan Agustus.

Subsektor hortikultura menjadi penyumbang terbesar penurunan NTP. BPS mencatat, harga sayur-sayuran anjlok hingga 16,35 persen. Komoditas yang paling terdampak adalah tomat dan cabai rawit yang harganya turun tajam di sejumlah pasar lokal.

Selain hortikultura, subsektor perkebunan rakyat juga mengalami pelemahan. Harga kelapa dan pala yang menjadi komoditas utama Maluku Utara menurun, sehingga berdampak langsung pada pendapatan petani di wilayah pesisir dan pedalaman.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertemuan KPK-Pemprov Malut Berlangsung Tertutup, Akses Wartawan Diblokir

    Pertemuan KPK-Pemprov Malut Berlangsung Tertutup, Akses Wartawan Diblokir

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Hasanudin Arbi
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Rapat koordinasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang membahas tata kelola pemerintahan justru memunculkan tanda tanya publik. Pertemuan yang seharusnya menjadi momentum memperkuat transparansi itu berlangsung tertutup dan dijaga super ketat, hingga wartawan tidak dapat mengakses pertemuan tersebut. Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan […]

  • PNS Penjual Miras Ditangkap, Tim Samapta Polres Ternate Juga Sita 500 Kantong Cap Tikus

    PNS Penjual Miras Ditangkap, Tim Samapta Polres Ternate Juga Sita 500 Kantong Cap Tikus

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com — Anggota Samapta Polres Ternate berhasil mengamankan seorang penjual minuman keras jenis cap tikus, inisial Z (54 tahun), warga Kelurahan Sango, Kecamatan Ternate Utara. Polisi juga menemukan barang bukti cap tikus sebanyak 500 kantong di rumah Z. Kasi Humas Polres Ternate, IPDA Sudirjo, menjelaskan, penyitaan miras tersebut bermula dari laporan masyarakat. Tim yang […]

  • Komisi I DPRD Kepsul Dorong Kejelasan Status 2.579 PPPK Paruh Waktu

    Komisi I DPRD Kepsul Dorong Kejelasan Status 2.579 PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Rabu (20/5/2026). RDP tersebut dipimpin Ketua Komisi I Safrin Gailea, dihadiri anggota komisi, Kepala BKPSDM Siti Hawa Marasabesy, serta Asisten III Setda Kepulauan Sula, Hi. Zaidun. Dalam pertemuan […]

  • Korban Perahu Terbalik di Halmahera Utara Ditemukan Meninggal Dunia

    Korban Perahu Terbalik di Halmahera Utara Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Ikram
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Tobelo, majangpolis.com – Satu korban yang hilang dalam insiden tenggelamnya longboat di perairan Desa Salube, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, ditemukan meninggal dunia, Sabtu (18/4/2026). Korban atas nama Darman Hi. Soleman (66 tahun) itu ditemukan meninggal setelah kurang lebih 3 jam pencarian oleh Tim Sar sejak pagi hingga pukul 12.00 WIT. Korban […]

  • Puskesmas Kabau, Kepulauan Sula Resmi Beroperasi

    Puskesmas Kabau, Kepulauan Sula Resmi Beroperasi

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula, meresmikan gedung baru UPT Puskesmas Kabau, Kecamatan Sulabesi Barat. Mewakili Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, Asisten III Bidang Administrasi dan Keuangan, H. Zaidun, meresmikan gedung tersebut yang ditandai dengan pengguntingan pita pada, Rabu (26/8/2026). Hi. Zaidun menegaskan, pembangunan gedung baru bukan sekadar penambahan fasilitas kesehatan, […]

  • Polisi Kejar Dua Tersangka Tambang Ilegal di Halmahera Utara

    Polisi Kejar Dua Tersangka Tambang Ilegal di Halmahera Utara

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Tobelo, majangpolis.com – Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara resmi menetapkan dua tersangka kasus penambangan ilegal sebagai daftar pencarian orang (DPO). Keduanya kini dalam pengejaran aparat kepolisian. Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, menegaskan، pihaknya tidak akan berhenti memburu para pelaku hingga berhasil ditangkap dan diproses hukum. “Dua tersangka sudah kami tetapkan sebagai DPO. Tim saat […]

expand_less